"Pendidikan" tag

Seni dan Dongeng Kancil dalam Pendidikan di Taman Siswa

Ki Hadjar Dewantara memandang Seni sebagai medium untuk “memasakkan jiwa dan raga anak, hingga kelak menjadi derajat manusia yang utama”. Salah satu contoh yang menarik di Taman Siswa adalah pembelajaran Seni Sastra (Tulis dan Lisan), Sari Swara dan Langen Carita (Opera Jawa) dengan menggunakan salah satu versi Serat Kancil, karangan ayahanda Ki Hadjar Dewantara, K.P.H. Sasraningrat. Selain diceritakan di dalam kelas, dongeng kancil juga digubah menjadi Langen Carita. Para pamong (pengajar/pendamping) Taman Siswa percaya bahwa ketika siswa mempraktekkan peran, gerak, tari, dan suara, maka mereka akan mampu meningkatkan kepekaan terhadap lingkungan dan masyarakat; selaras dengan konsep Ki Hadjar Dewantara Tri Na (Tiga N): Nonton (melihat/mengamati), Niteni (mengingat/menandai), dan Niru (mencontoh/meniru). Soal-soal tersebut akan dibahas oleh Rendra Agusta, peneliti dan pustakawan Museum Dewantara Kirti Griya, Yogyakarta, pada Senin, 30 Mei 2016, mulai 15.00, di KUNCI Cultural Studies Center.

KUNCI Cultural Studies Center • Licensed under Creative Commons BY-NC-SA

Log in