"Edgar Allan Poe" tag

Seminar “Purloined Letter” (Bagian I dari IV), Jacques Lacan

Telaahan kita sebelumnya telah mengantarkan kita pada suatu pemahaman bahwa dasar dari otomatisme repetisi [2] (repetition automatism) terletak pada rantai signifying yang terus bertahan.

Seminar “Purloined Letter” (Bagian II dari IV), Jacques Lacan

Dialog pertama antara Prefek Polisi dan Dupin adalah semacam dialog antara yang tuli dan yang mendengar. Dalam cerita dipaparkan bagaimana jika segala sesuatu yang biasanya disederhanakan tapi disampaikan dalam kerumitan yang riil, maka hasil yang diperoleh adalah suatu kekacauan dalam konteks komunikasi.

Seminar “Purloined Letter” (Bagian III dari IV), Jacques Lacan

Marilah kita lihat secara lebih dekat pada apa yang terjadi dengan polisi, semua prosedur pencarian sudah dilakukan dalam proses penyelidikan mereka, membagi ruang-ruang menjadi petak-petak sehingga tak ada satupun tumpukan yang tak terdeteksi.

Seminar “Purloined Letter” (Bagian IV dari IV), Jacques Lacan

Dengan ini dapat kita lihat pergeseran imajiner antar karakter, yaitu ketika Menteri terlibat hubungan narsisistik tanpa ia sadari. Dikatakan oleh narator bahwa ” Kekuasaan Menteri, demikian menurut ceritanya, tergantung pada pengetahuan pencuri atas pengetahuan si pecundang tentang sang pencuriā€.

KUNCI Cultural Studies Center • Licensed under Creative Commons BY-NC-SA

Log in