Join Mailing-List
Join our mailing list and share your thoughts on contemporary Indonesian social-cultural issues with the wider public here.
Addictive TV adalah duet seniman multimedia asal London, Inggris. Dalam setiap pertunjukkan, mereka menggabungkan antara remix musik dan video. Pada tanggal 4 Desember 2009, mereka berkesempatan untuk tampil di Jakarta. Wawancara dilakukan dengan salah satu …
Perpustakaan Kajian Budaya KUNCI mengoleksi buku teks, jurnal, makalah, laporan penelitian, kertas kerja tentang kajian budaya. Selain itu perpustakaan juga memiliki koleksi media alternatif (zine) dan transkrip hasil diskusi. Tema-tema khusus yang menjadi fokus utama …
(untuk versi bahasa Indonesia, klik di sini)
Addictive TV is a duo of multimedia artists from London. They use music and video remixes almost in all of their gigs. On 4 December 2009, they performed …
Yuli Andari menuliskan pengamatannya tentang demam drama Korea dan para fans di Yogyakarta. Laporan ini dibuat pada tahun 2006.
Sejak kecil saya telah menyukai pantai. Bila ada kesempatan di akhir pekan, saya menyempatkan diri ke pantai bersama teman-teman atau kerabat. Saya bisa menghabiskan waktu seharian di pantai dengan berbagai aktivitas: mandi, merebahkan badan …
Ide Skripsi adalah majalah yang didedikasikan untuk membantu mahasiswa-mahasiswa yang sedang mencari tema tugas akhirnya. Pada edisi Ide Skripsi pertama ini menampilkan artikel-artikel yang mungkin akan menginspirasi para mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi untuk menulis skripsi. …
Rancangan peraturan menteri mengenai konten multimedia ini, jika disahkan, akan mengubah wajah teknologi komunikasi yang selama ini kita kenal. Berikut adalah isi dari RPM Konten Multimedia yang dapat diunduh lewat link ini.
Adakah pengaruh strukturalisme Lévi-Strauss di Indonesia? Kalau ada, seperti apa? Di kalangan yang mana ia menunjukkan pengaruh? Kalau tidak ada atau kurang terlihat, mengapa? Hedy-Shri Ahimsa Putra mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.
Sebagai salah satu tampilan subkultur yang kini sering diutak-atik dalam beragam laporan ”tampak muka” rubrik gaya hidup di media massa sehari-hari, punk dibaca secara nostalgis dalam hubungannya yang selalu serba salah di hadapan tradisi (lokal) …


