Review
mrazek_certain_age

Membaca Jakarta melalui Memori Kaum Elit dan Intelektual

Mrazek mewawancarai orang-orang tua terkemuka di Jakarta selama tahun 1990, 1995, dan 2000. Masa pendudukan Jepang dan sekitar kemerdekaan, dilihat Mrazek sebagai transisi dari kolonialisme ke poskolonialisme. Lantas mengapa intelektual dan kaum urban terkemuka? Mrazek berasumsi bahwa mereka adalah elit terdidik, tersentuh dengan kultur pendidikan barat dan modernitas imperial yang bersifat sekuler. Pada tahun 1930-an, jumlah mereka tidak lebih dari 0,5 persen, namun mempunyai kekuatan penentu dalam menciptakan kemerdekaan dan memaknai ruang perkotaan.

Kalaupun Punk Mati…

Sebagai salah satu tampilan subkultur yang kini sering diutak-atik dalam beragam laporan ”tampak muka” rubrik gaya hidup di media massa sehari-hari, punk dibaca secara nostalgis dalam hubungannya yang selalu serba salah di hadapan…

Jompet berbicara tentang Jompet

“Java’s Machine Phantasmagoria” merupakan hasil pemikiran terkini Jompet tentang Jawa, identitas, dan ‘liyan’–sebuah tema yang telah menjadi bahan bakar bagi kerja-kerja kesenimanannya selama lima tahun terakhir.

Wendelien van Oldenborgh on No False Echoes

Wendelien van Oldenborgh has been using a historical text, as well as people participation, as a basis for her art work production. In “No False Echoes”, she uses the famous text “Als Ik eens Nederlander was” (Seandainya Aku seorang Belanda) to reflect on the meaning of colonialism, and the memory relationship between the Netherlands and Indonesia.

Perlahan adalah Kecepatan yang Baru

Oleh Ferdiansyah Thajib Terkesan seperti sebuah slogan iklan komoditas gaya hidup, judul tulisan di atas adalah bagian dari ungkapan yang muncul dari pergeseran pemaknaan global atas cepat/lambat. Keduanya acap disandingkan, bahkan dipertentangkan, sebagai…

Homoseksualitas Indonesia di Persimpangan “Djalan Sampoerna”

Oleh Ferdiansyah Thajib Pada tahun 2008, Penerbit Mimbar menerbitkan ulang naskah garapan Amen Budiman yang berjudul Jalan Hidupku: Autobiografi Seorang Gay Priyayi Jawa Awal Abad XX yang pernah diterbitkan oleh Penerbitan Apresiasi Gay…

Twitter

  • about 1 hour ago

    Posts from KUNCI Cultural Studies Center for 02/06/2012 - http://t.co/EqVx7cz4

  • January 30, 2012 17:05

    Posts from KUNCI Cultural Studies Center for 01/30/2012 - http://t.co/GzWZFLq5

  • January 29, 2012 22:16

    RT @Ben_f0x: network engagement? Applied ways of holding space? Intercultural creative work? Remote Australia? Discussion @editorkunci t ...

  • January 27, 2012 15:19

    font based on the style of lettering seen on cassandre posters designed by atipo. download it for free: http://t.co/ZlMEMq5f

KUNCI Cultural Studies Center • Licensed under Creative Commons BY-NC-SA

Log in

Stop SOPA