Articles

Pengumuman untuk Kelompok Perintis Sekolah Salah Didik KUNCI

KUNCI telah memilih 21 nama untuk bergabung dengan kami sebagai kelompok perintis Sekolah Salah Didik. Berikut adalah daftar nama yang telah kami pilih; Afan Refanol Andhika Wicaksono Asandini Ningrum Daud Sihombing Dholy Husada Fahmi…

Toilet Tissue and Other Formless Organisational Matters

An edited excerpt from Curating Organisations (Without) Form: A public conversation between Antariksa, Binna Choi, Syafiatudina, Emily Pethick, and Ferdiansyah Thajib on how commons-orientated organisations work in the field of art, culture and social practices, across Indonesia, the Netherlands and UK. Held on 31st January 2015 at KUNCI Cultural Studies Center, Yogyakarta.

Kathryn Milun – Commons: Non-modern Arts of Governing in a Modern World

In this talk I will lay out an argument for why I believe commons have become an important historical reality, re-emerging as a multi-faceted political, legal, economic and ecological strategy and framework in our current era where the modern institutions enabling global, industrial capitalism have brought us to a tipping point of planetary climate disaster and expansive social inequality.

Marina Vishmidt – The Manifestation of the Discourse of the Commons in the Field of Art

Today I will be developing a few of the themes from a text I wrote some months ago on the manifestation of the discourse of the commons in the field of art, especially ‘commons’ as a concept, ethic or tool to revise organisational strategies and critical practices that would define themselves in proximity to social engagement or community work.

Flanerie Archive: KITLV Reading Room

Objects are agents; they shape the way humans interact with their environment. Latour explores the idea of the human and the non-human mixing together from the starting point of a sign hanging on…

Tubuh Drag-Queen: Medan Pergelaran Gender yang Tanpa Cela(h)

Pertunjukan drag-queen terlihat sebagai tontonan yang semakin kentara di ruang publik. Jika beberapa tahun berselang, pementasan yang menampilkan seseorang, kebanyakan lelaki, dalam tampilan lawan-gendernya ini masih menjadi tontonan kalangan terbatas, seperti  di bar/…

Flanerie Archive: Running Yogyakarta

I am training for the Amsterdam marathon. Yes I am. Running is a learned skill; a kind of bodily language. Marathon running is one kind of running. And learning to do a marathon,…

Walter Benjamin: Tentang Konsep Sejarah

I Suatu hari, seperti kita tahu,  satu automaton dibuat dengan sedemikian rupa hingga ia dapat merespon setiap langkah yang diambil oleh seorang pemain catur dengan gerak tandingan yang menjamin dimenangkannya permainan tersebut. Satu…

On Food and Travel

I fell asleep for 30 minutes in the early part of the flight from Vienna to Amsterdam last week. It was Saturday, September 1, 2012. I initially thought that the aircraft was still…

Flanerie Archives: Muay Thai Gym Portrait

Nata Putra Muay Thai is at the rear of Nata Putra Hotel. The hotel is seemingly abandoned. Its car park is used for patrons who visit the nearby ATMs and fruit juice stall….

Flanerie Archives: Footy-scape

Footy is geographical. Footy relates to space. A space that is personal, local and national. Footy  occupies the space of its consumer. One watches the game enshrouded by a crowd: swamped by the…

Flanerie Archive: Kuncen Collection

by Andy Fuller The market is set back around 15 meters from the road. In front of it, there is a large space for a carpark, which on this afternoon is largely being…

Umberto Eco: Kita Menyukai Daftar Karena Kita Tidak Mau Mati

Daftar adalah asal kebudayaan. Ia adalah bagian dari sejarah seni dan sastra. Apa tujuan kebudayaan? Membuat ketakterhinggaan menjadi bisa dipahami. Kebudayaan juga mencipta keteraturan—tidak selalu, tapi seringkali. Dan bagaimana, sebagai manusia, seseorang menghadapi ketakterhinggaan? Bagaimana seseorang berusaha menggenggam yang-tak-terhingga?

Slavoj Žižek: Pemberontakan Kaum Borjouis Bergaji

Jutaan orang masih membeli perangkat lunak Microsoft karena Microsoft telah menetapkan dirinya sebagai standar yang nyaris universal, memonopoli pasar, sebagai salah satu perwujudan dari apa yang Marx sebut ‘kecerdasan umum’ (general intellect), yang maksudnya adalah pengetahuan kolektif dalam segala bentuknya, dari pengetahuan ilmiah hingga pengetahuan praktis bagaimana-caranya.

Andy Fuller: Memahami Seno, dan menghadapkannya dengan pascamodernisme

Click here for English article Keroncong Pembunuhan adalah sebuah cerita pendek yang ditulis di tengah 1980an. Ia berkisah tentang pembunuhan yang terjadi di tepi sebuah kolam renang. Keroncong adalah bagian penting dari kisah…

Andy Fuller: Reading Seno Against Postmodernism

Klik di sini untuk artikel dalam bahasa Indonesia   Keroncong Pembunuhan is a short story written in mid-1980s. It tells the story of a pool-side killing. Keroncong music is a vital part of…

AbdouMaliq Simoné: Hantu-hantu Tebet

Saya tinggal di lingkungan menengah ke bawah yang  berlokasi di  pusat Jakarta. Tebet adalah lorong padat dengan jalan-jalan kecil yang kebanyakan disarati oleh paviliun-paviliun untuk satu keluarga. Awalnya ia dikembangkan sekitar lima puluh…

Walter Benjamin: Tugas Penerjemah

Pengantar untuk Penerjemahan Tableaux Parisien-nya Baudelaire Dalam apresiasi suatu karya seni atau suatu bentuk seni, pertimbangan mengenai penerimanya tidak pernah terbukti berguna. Bukan saja referensi apapun pada khalayak tertentu atau perwakilannya menyesatkan,  melainkan…

An Unfinished Story of the Source of Good Food

The fridge in my house in Surabaya is perpetually in a state of chaos. To describe it succinctly, it resembles a repository where a jumble of different kinds of food wrapped in plastic…

Di Kereta Pramex, 08 Mei 2011

Minggu 8 Mei 2011, sekitar jam 16.00 saya melakukan perjalanan Solo-Yogya dengan Kereta Ekspress Pramex. Saya duduk di ujung gerbong kedua dari belakang,  dekat pintu yang menghubungkan gerbong terakhir dan gerbong tersebut. Sore…

KUNCI Cultural Studies Center • Licensed under Creative Commons BY-NC-SA

Log in