Articles
Learning alphabet in an English class.

Bahasa Inggris, turisme, dan volunter

Catatan ini merefleksikan penggunaan bahasa Inggris dan kebergantungan Tiny Toones pada para volunter asing dalam menyelenggarakan aktivitas mengajar sehari-hari. Lebih jauh, catatan ini membuka pintu observasi lebih jauh atas bagaimana peran para aktivis Tiny Toones yang juga adalah orang lokal. Apakah mereka tepat untuk disebut sebagai mediator budaya?

Sandal-sandal para murid Tiny Toones yang dilepas sebelum masuk kelas bahasa Khmer

Bahasa Tubuh sebagai Alternatif Jalan Menuju Spekulasi Penerjemahan yang Lain

Tidak bisa berbahasa Khmer dan tidak bisa berbahasa Inggris menjadi kebingungan awal dalam perbincangan bersama salah satu pengajar dan salah satu murid di Tiny Toones. Tersesat dalam penerjamahan dan membuka makna bahasa menjadi lebih luas–tidak hanya verbal melainkan bahasa tubuh–tidak mungkin terelakkan lagi. Namun pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana bisa pengalaman tersesat dalam penerjemahan dianggap sebagai proses pertukaran pengetahuan tanpa harus menganggap salah satu bahasa sebagai penyebab kesesatan atau kebingunan­–karena jika iya maka secara tidak langsung akan menganggap bahwa bahasa tertentu sebagai dominasi kuasa dalam praktik komunikasi sehari-hari?

It's crab in English. What is it in Cambodian? Katam? Ktam?

Crab, ktam, Ketam: Pertukaran pengetahuan tanpa berbasis hasil

Pertukaran macam apa yang bisa diproduksi dari proses belajar dimana si pengajar dan si murid tidak saling menguasai bahasa masing-masing? Apakah proses belajar bisa dimaknai ulang sebagai pertukaran pengetahuan dimana posisi pengajar dan murid dipandang setara, dan juga bahasa tidak dipandang sebagai faktor determinan yang menentukan proses belajar? Apakah makna ‘hasil’ dalam proses belajar yang seperti ini? Tulisan ini mencatat hasil amatan atas proses belajar bahasa Inggris yang berlangsung di Tiny Toones. Ia berusaha mendokumentasikan temuan-temuan atas pertukaran nonhasil yang berlangsung dalam aktivitas belajar.

Ruang belakang Sa Sa Art Project

Upaya Membangun “Rumah” Melalui Ruang Seni Alternatif di Phnom Penh

Phnom Penh memiliki lanskap kota yang menarik. Perbedaan masing-masing area di Phnom Pehn terlihat sangat mencolok. Bahkan, bisa saja jarak antar satu area dengan area lainnya hanya 2 kilometer namun kesenjangan terlihat dengan…

IMG_6331

Kesan Pertama Berada di Tiny Toones, Phnom Penh

Tiny Toones sebagai ruang pendidikan seni alternatif memiliki poin menarik untuk diperbincangkan baik dari segi seni, komunitas maupun pendidikan. Sasaran utama bagi program pendidikan mereka adalah anak usia 6-17 tahun. Rentang usia ini didapat dari permasalahan anak-anak hingga remaja yang dihadapkan dengan banyaknya transaksi narkoba di sekitar mereka.

Bangunan Tuol Sleng Genocide Museum tampak luar. Bangunan bertingkat itu adalah bangunan yang digunakan untuk menginterogasi, menyiksa hingga membunuh para tahanan. Dulunya bangunan ini adalah bangunan sekolah. Namun pada tahun 1975-1979 digunakan sebagai penjara penyiksaan. Museum ini tidak menyediakan banyak ruang yang bisa difoto terkait arsip foto yang sangat rahasia dan sensitif.

Melihat Praktik Pendokumentasian Melalui Tuol Sleng Genocide Museum

Semua kisah sedih dan situasi mencekam dari tragedi Khmer Rouge berhasil diceritakan oleh audio guide museum, foto dokumentasi pada tahun tragedi penyiksaan yang sangat jelas tanpa ada sensor hingga desain bangunan fisik museum yang seolah membiarkan semua tragedi ini terlihat oleh publik sekaligus mesin waktu.

Salah satu karakter tempat yang melangsungkan transaksi dalam USD adalah mereka yang menawarkan atau menjual barang-barang berkategori mewah. Di foto ini, saya menggunakan USD untuk membeli secangkir Cappucino. Untuk secangkir Cappucino, saya membayar USD 3.

USD, KHR, dan Politik Perasaan atas Jumlah

Kebingungan atas pemakaian mata uang United States Dollar dan Cambodian Riel di Phnom Penh menimbulkan perasaan tidak pasti. Ketidakpastian ini muncul karena tidak yakin atas jumlah uang yang diterima, juga khawatir akan potensi penipuan uang. Tulisan ini mencatat politik pertukaran mata uang sebagai karakter penting dalam pergaulan sehari-hari di tingkat lokal. Ia perlu dipertimbangkan dalam proyek penelitian tentang ruang seni independen dan pendidikan alternatif di Kamboja yang dilakukan Kunci ini.

Grab-Tuk Tuk

Perasaan Gugup dan Ketidakbiasaan dalam Proses Penelitian

Perasaan gugup dan unfamiliarity, ketidakbiasaan, mempengaruhi pertemuan pertama saya dengan Phnom Penh. Ia adalah perasaan yang mempengaruhi nada dan emosi awal sebagai peneliti asing di kota ini.

NGUPING_RECORDS_LOGO-02

Belajar Mendengar dengan Nguping Rekaman

NGUPING records mengoperasikan gagasannya dengan merilis arsip-arsip audio yang bersemayam di laci-laci penyimpanan milik organisasi maupun perorangan sebagai sebuah album “musik.” Inisiatif kami ingin memperluas pengertian musik bukan semata sebagai hasil komposisi dis/harmoni vokal atau instrumen bunyi, melainkan dalam pengertiannya yang justru lebih sederhana, yakni segala hal yang dapat didengarkan.

2016-10-18-photo-00006493

Pengumuman untuk Kelompok Perintis Sekolah Salah Didik KUNCI

KUNCI telah memilih 21 nama untuk bergabung dengan kami sebagai kelompok perintis Sekolah Salah Didik. Berikut adalah daftar nama yang telah kami pilih; Afan Refanol Andhika Wicaksono Asandini Ningrum Daud Sihombing Dholy Husada Fahmi…

toilet-04

Toilet Tissue and Other Formless Organisational Matters

An edited excerpt from Curating Organisations (Without) Form: A public conversation between Antariksa, Binna Choi, Syafiatudina, Emily Pethick, and Ferdiansyah Thajib on how commons-orientated organisations work in the field of art, culture and social practices, across Indonesia, the Netherlands and UK. Held on 31st January 2015 at KUNCI Cultural Studies Center, Yogyakarta.

mic-simposium

Kathryn Milun – Commons: Non-modern Arts of Governing in a Modern World

In this talk I will lay out an argument for why I believe commons have become an important historical reality, re-emerging as a multi-faceted political, legal, economic and ecological strategy and framework in our current era where the modern institutions enabling global, industrial capitalism have brought us to a tipping point of planetary climate disaster and expansive social inequality.

mic-simposium

Marina Vishmidt – The Manifestation of the Discourse of the Commons in the Field of Art

Today I will be developing a few of the themes from a text I wrote some months ago on the manifestation of the discourse of the commons in the field of art, especially ‘commons’ as a concept, ethic or tool to revise organisational strategies and critical practices that would define themselves in proximity to social engagement or community work.

Journal Shelves - small

Flanerie Archive: KITLV Reading Room

Objects are agents; they shape the way humans interact with their environment. Latour explores the idea of the human and the non-human mixing together from the starting point of a sign hanging on…

DSC00830

Tubuh Drag-Queen: Medan Pergelaran Gender yang Tanpa Cela(h)

Pertunjukan drag-queen terlihat sebagai tontonan yang semakin kentara di ruang publik. Jika beberapa tahun berselang, pementasan yang menampilkan seseorang, kebanyakan lelaki, dalam tampilan lawan-gendernya ini masih menjadi tontonan kalangan terbatas, seperti  di bar/…

Running through the Rijksmuseum

Flanerie Archive: Running Yogyakarta

I am training for the Amsterdam marathon. Yes I am. Running is a learned skill; a kind of bodily language. Marathon running is one kind of running. And learning to do a marathon,…

feat-LO28906_AngelusNovus

Walter Benjamin: Tentang Konsep Sejarah

I Suatu hari, seperti kita tahu,  satu automaton dibuat dengan sedemikian rupa hingga ia dapat merespon setiap langkah yang diambil oleh seorang pemain catur dengan gerak tandingan yang menjamin dimenangkannya permainan tersebut. Satu…

new-featuredimage-foodtravel

On Food and Travel

I fell asleep for 30 minutes in the early part of the flight from Vienna to Amsterdam last week. It was Saturday, September 1, 2012. I initially thought that the aircraft was still…

highlight-image-Gloves-and-Ring

Flanerie Archives: Muay Thai Gym Portrait

Nata Putra Muay Thai is at the rear of Nata Putra Hotel. The hotel is seemingly abandoned. Its car park is used for patrons who visit the nearby ATMs and fruit juice stall….

Richmond fans - herald sun website image

Flanerie Archives: Footy-scape

Footy is geographical. Footy relates to space. A space that is personal, local and national. Footy  occupies the space of its consumer. One watches the game enshrouded by a crowd: swamped by the…

KUNCI Cultural Studies Center • Licensed under Creative Commons BY-NC-SA

Log in