Rabbit Hole Theory

Rabbit Hole Theory: How to Understand the World

KUNCI mengundang Anda untuk bergabung dalam sesi diskusi Rabbit Hole Theory mengenai cara-cara untuk memahami dunia, khususnya melalui metode penelitian. Berangkat dari kajian mengenai sains, antropologi, geografi dan disiplin terkait lainnya, sesi diskusi ini berupaya untuk mempelajari bagaimana obyek atau benda membentuk representasi dan apa maknanya bagi kita. Pembahasan ini akan dilakukan melalui pembacaan terhadap empat teks, yaitu: “The City is a Medium” oleh Friedrich A. Kittler dan Matthew Griffin, “Circulating Reference: Sampling the Soil in the Amazon Forest” oleh Bruno Latour, “After Method: Mess in Social Science Research” oleh John Law, dan “The Mushroom at the End of the World: On the Possibility of Life in Capitalist Ruins” oleh Anna Lowenhaupt Tsing.

Rabbit Hole Theory: The Ignorant Schoolmaster

Senin, 27 April 2015, 18.00 | KUNCI memilih The Ignorant Schoolmaster: Five Lessons in Intellectual Emancipation (Le Maître ignorant: Cinq leçons sur l’émancipation intellectuelle, 1987) sebagai bahan pemantik diskusi untuk menyegarkan pandangan-pandangan kita tentang beberapa hal, antara lain mengenai praktik pendidikan formal dan non formal, wacana dalam modus kesenian yang terlibat, serta pertanyaan tentang posisi intelektual di tengah masyarakat.

Brian Massumi: Otonomi Afek (Bagian 1 dari 2)

  I Seorang lelaki membuat boneka salju di taman atapnya. Boneka salju itu mulai mencair di bawah terik matahari siang. Ia mengamati. Setelah beberapa lama, ia membawa boneka salju itu ke pegunungan di…

Deleuze & Guattari: Kita Selalu Bercinta dengan Dunia-dunia

Kami menggunakan istilah Libido untuk menunjuk energi spesifik dari mesin-mesin penghasrat (desiring machines), dan transformasi energi tersebut—Kumen dan Voluptas— tidaklah pernah merupakan deseksualisasi atau sublimasi. Terminologi ini memang tampaknya sangat manasuka. Menimbang kedua…

What is This Thing Called Discipline?

‘What is this thing called Discipline?’ is a presentation about the Melbourne, Australia-based contemporary art journal, Discipline. It will discuss the journal’s editorial project, its physical structure, as well as its art historical background and ambitions—focusing particularly on the theorisation of contemporary art as a specific entity, rather than reverting to the term ‘pluralism’ as a descriptor and interpretative framework for talking about the multeity of contemporary art practices around the world today.

Slavoj Žižek: Pemberontakan Kaum Borjouis Bergaji

Jutaan orang masih membeli perangkat lunak Microsoft karena Microsoft telah menetapkan dirinya sebagai standar yang nyaris universal, memonopoli pasar, sebagai salah satu perwujudan dari apa yang Marx sebut ‘kecerdasan umum’ (general intellect), yang maksudnya adalah pengetahuan kolektif dalam segala bentuknya, dari pengetahuan ilmiah hingga pengetahuan praktis bagaimana-caranya.

Ricardo Piglia: Tesis-tesis tentang Cerita Pendek

Dalam salah satu buku catatannya, Chekhov merekam sebuah anekdot: “Seorang lelaki di Monte Carlo pergi ke casino, menang sejuta, pulang, bunuh diri”. Bentuk klasik cerita pendek terdapat pada nukleus masa depannya, pada kisah yang tak tertuliskan…

Rabbit Hole Theory #1: Being Singular Plural

Diskusi buku Jean-Luc Nancy, Being Singular Plural Pembahas: Antariksa Sabtu, 16 Juli 2011, Pukul 15.00 WIB di Kunci Cultural Studies Center Jl. Nagan Lor No. 17, Patehan, Yogyakarta Being Singular Plural (Être singulier pluriel, 1996)…

KUNCI Cultural Studies Center • Licensed under Creative Commons BY-NC-SA

Log in