Public Culture Series

Diskusi Digital Natives dalam Perubahan Sosial

Dalam wacana dan praktik populer yang berkembang selama 20 tahun terakhir, terkait dengan menyebarnya teknologi digital dan online, berkembang imajinasi tentang apa yang disebut Digital Natives. Terma ini merujuk pada anak muda yang tumbuh dewasa dalam era yang sudah sedemikian tersaturasi dengan perangkat teknologi tersebut.

Diskusi Sejarah Komunitas India di Yogyakarta

Jumat, 21 Oktober 2011, pukul 15.00 WIB di Kunci Cultural Studies Center Jl. Langenarjan Lor No.17B, Panembahan Pembicara: Bambang Purwanto (Jurusan Sejarah, Fak. Ilmu Budaya UGM) Jean Pascal Elbaz (Sanggam Resto) Perjumpaan India…

Strukturalisme Levi-Strauss di Indonesia

Adakah pengaruh strukturalisme Lévi-Strauss di Indonesia? Kalau ada, seperti apa? Di kalangan yang mana ia menunjukkan pengaruh? Kalau tidak ada atau kurang terlihat, mengapa? Hedy-Shri Ahimsa Putra mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Catatan Lepas Kuliah: Posmodernisme Perancis di Indonesia

Karya-karya para pemikir Perancis telah lama menjadi sumber inspirasi, dan menyumbangkan arti bagi perkembangan intelektualisme di negeri ini. Dalam Public Culture Series kerjasama KUNCI dan LIP pada Maret 2009 lalu, ST Sunardi bicara soal perkembangan posmodernisme Perancis di Indonesia.

Catatan Sejarah Indonesia: Sebuah Perspektif Perancis

Lewat karya gigantik “Nusa Jawa Silang Budaya”, Denys Lombard merupakan salah satu sejarawan Perancis yang dikagumi para intelektual Indonesia. Bagaimana ilmu sejarah Perancis berperan dalam dan berhubungan dengan perkembangan ilmu sejarah di Indonesia? Remy Madinier (IRASEC/EFEO) membagi pengalamannya kepada kita semua.

Menelusuri Jejak Prancis dalam Pemikiran Historiografi Indonesiasentris

Kekosongan substantif dan metodologis dalam dalam kajian sejarah yang tidak bisa ditutup oleh referensi ilmiah berbahasa Inggris dan Belanda (acuan utama sejarah selama ini) terbukti bisa diisi oleh kehadiran buku dan monografi berbahasa Perancis. Tetapi, menurut Bambang Purwanto, hubungan ilmuwan sejarah Indonesia dan Perancis justru tidak berkembang.

KUNCI Cultural Studies Center • Licensed under Creative Commons BY-NC-SA

Log in