Ferdi
TM-10000102

Live Stream & Podcast Radio KUNCI @Heterotropics#2

[scroll down for English version] Siaran langsung Radio KUNCI edisi Heterotropics #2, setiap hari Jumat dan Selasa (mulai 19 Mei-6 Juni 2017, setiap jam 19.00 WIB ). Heterotropics #2 adalah proyek riset residensi KUNCI…

Kuni tro

Heterotropics #2

Heterotropics#2 Resound, revision, recollection: Sensing through colonial archives 1st May – 10th June 2017, Tropenmuseum, Amsterdam For its second chapter, the research platform and event series Heterotropics in collaboration with the Research Center for Material Culture invited KUNCI  to engage in…

Web

Panggilan Terbuka: Sekolah Salah Didik KUNCI

Kami sedang membangun sekolah baru. Sekolah ini adalah suatu eksperimen soal keberlanjutan ekonomi suatu organisasi, baik yang material maupun non-material. Kami ingin menguji sekolah sebagai taman gagasan, laboratorium afeksi, arena konflik dan ruang…

Web

Open Call for KUNCI School of Improper Education

We are building a new school. The school is an experiment on the sustainability of (both the material and immaterial) economies of organization. We want to test the idea of school as a…

Gatari Surya ketika riset lapangan. Gambar film stil oleh Emanuel Mathias.

Peluncuran Publik Ethnolab

Kami mengundang anda untuk hadir pada acara peluncuran publik situs web Ethnolab yang memuat teks-teks hasil seri Ethnolab angkatan 2015. Ethnolab adalah sebuah ruang diskursif yang diselenggarakan secara bersama oleh KUNCI Cultural Studies Center Yogyakarta dengan proyek the Researchers’ Affects (2013-2017; Freie Universität, Berlin, Jerman dan University of Berne, Swiss). Kolaborasi ini bertujuan untuk mempromosikan dan mendukung riset interdisipliner tentang isu-isu sosial budaya dengan berfokus pada prinsip-prinsip dan teknik-teknik metodologi etnografi.

Anonymous7 (1) copy

Kompilasi “Anonymous Writers Club”

Terkumpul dalam jilid yang tertata apik ini, teks-teks suntingan  yang disumbangkan oleh para penulis tanpa nama selama periode 2010- 2011 sebagai bagian dari proyek Anonymous Writers Club. Edisi yang dirancang Natasha Gabriella Tontey…

mic-simposium

Conversation across Commons

In Conversation Across Commons, artists, academics and activists alike are invited to critically reflect upon notions of commons and commonings as a double preoccupation in directly exercising theory into action and teasing out insights from the urgency of practices.

IMG-20150304-WA0002

Made in Commons: Indonesian Iteration

This event is an attempt to punctuate, represent and reflect following a whole year of critical investigation on/through commons via conversation, reading group, action-research, artists residency, and social practice conducted by artists, art collectives, researchers, community activists and members alike.

professor-challenger

Creation and Intervention: Althusser & Deleuze’ Materialist Epistemology

di KUNCI Cultural Studies Center, Jl Ngadinegaran MJ3/100, Yogyakarta Hari Sabtu, 31 Januari 2015, jam:15.00 WIB -selesai (scroll down for English version) Kami mengundang anda untuk hadir pada presentasi Brigitta Isabella seputar tesis…

Decision for an Adequate Distance, 2015,(Detail Filmstill)

Decision for an Adequate Distance: Film Screenings and Discussion with Zulhiczar Arie, Franz von Bodelschwingh, Emanuel Mathias

KUNCI Cultural Studies Center Address: Jl. Ngadinegaran MJ3/100, Yogyakarta Time: Friday, 30 January 2014 from 8 PM-end KUNCI invites you to film screenings and discussion withZulhiczar Arie (Yogyakarta,Indonesia), Franz von Bodelschwingh (Istanbul, Turkey)…

Dastatic_3uhjpaveib0gwwwssog0wg4cw

The Commons between Us: a Public Discussion and Online Zine Launch

(scroll down for English version) Rabu, 18 Juni 2014, dari jam 15.00 WIB-selesai di KUNCI Cultural Studies Center, Jl. Ngadinegaran MJ3/100, Yogyakarta Gratis dan terbuka untuk umum KUNCI dan tur FCACheartsJogja mengundang anda…

Image by Leonardiansyah Allenda

Brian Massumi: Otonomi Afek (Bagian 1 dari 2)

  I Seorang lelaki membuat boneka salju di taman atapnya. Boneka salju itu mulai mencair di bawah terik matahari siang. Ia mengamati. Setelah beberapa lama, ia membawa boneka salju itu ke pegunungan di…

Photo courtesy of Javee Ka

The words and its voice with Alia Gabres (Feat. Bo Svoronos)

Tuesday, 10 June 2014. 4pm-end At KUNCI Cultural Studies Center, Jl Ngadinegaran MJ3/100, Yogyakarta Free entry „That spoken word artist is a cunning linguist“ (Anonymous) (scroll down for Indonesian version) KUNCI and FCACheartsJogja…

10336680_10152028650001767_248431579467699872_n copy

Deleuze & Guattari: Kita Selalu Bercinta dengan Dunia-dunia

Kami menggunakan istilah Libido untuk menunjuk energi spesifik dari mesin-mesin penghasrat (desiring machines), dan transformasi energi tersebut—Kumen dan Voluptas— tidaklah pernah merupakan deseksualisasi atau sublimasi. Terminologi ini memang tampaknya sangat manasuka. Menimbang kedua…

DSC00830

Tubuh Drag-Queen: Medan Pergelaran Gender yang Tanpa Cela(h)

Pertunjukan drag-queen terlihat sebagai tontonan yang semakin kentara di ruang publik. Jika beberapa tahun berselang, pementasan yang menampilkan seseorang, kebanyakan lelaki, dalam tampilan lawan-gendernya ini masih menjadi tontonan kalangan terbatas, seperti  di bar/…

unnamed

Materialising Islam: Muslim Places in Urban Malaysia and Indonesia

Waktu: Kamis, 13 Maret 2004. Jam 4 sore- selesai di KUNCI Cultural Studies Center, Jl. Ngadinegaran MJ3/100, Yogyakarta Gratis untuk publik KUNCI mengundang anda untuk hadir pada diskusi bersama Hew Wai Weng mengenai…

Screen Shot 2014-05-27 at 18.50.35

Casco Office for Art, Design and Theory

Casco – Office for Art, Design and Theory adalah untuk riset artistik dan eksperimen, yang lintas disipliner, terbuka bagi kolaborasi, dan berfokus pada proses.

Screen Shot 2014-05-27 at 18.51.09

Bumi Pemuda Rahayu

Bumi Pemuda Rahayu adalah Sentra Pembelajaran Arsitektur, Urbanisme dan Seni yang berlokasi di Dlingo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Merupakan inisiasi Rujak Urban Studies Center bekerjasama dengan Arkom Jogja dan KUNCI.  

COVER MEMULIAKAN PENYALINAN

Buku Marcus Boon “Memuliakan Penyalinan”

Buku karya Marcus Boon yang berjudul Memuliakan Penyalinan (Bagaimana Penyalinan Bekerja dan Menjadi Dasar Hidup Manusia) merupakan terbitan terjemahan KUNCI Publication kedua yang disebarkan secara gratis setelah buku Budaya Bebas karya Lawrence Lessig…

feat-LO28906_AngelusNovus

Walter Benjamin: Tentang Konsep Sejarah

I Suatu hari, seperti kita tahu,  satu automaton dibuat dengan sedemikian rupa hingga ia dapat merespon setiap langkah yang diambil oleh seorang pemain catur dengan gerak tandingan yang menjamin dimenangkannya permainan tersebut. Satu…

KUNCI Cultural Studies Center • Licensed under Creative Commons BY-NC-SA

Log in