Workshop Penerjemahan “Free Culture: How Big Media Uses Technology and the Law to Lock Down Culture and Control Creativity” (Lawrence Lessig, 2004)

Free-Culture

Sebagai bagian dari komponen penerjemahan dalam proyek “Konvergensi Media dan Teknologi di Indonesia”, KUNCI menyelenggarakan workshop penerjemahan buku ” “Free Culture: How Big Media Uses Technology and the Law to Lock Down Culture and Control Creativity” yang ditulis oleh salah satu pendiri Creative Commons,  Lawrence Lessig, pada tahun 2004. Diikuti oleh Brigitta Isabella, Kartika Wijayanti, dan Lusiana Sari, salah satu tujuan dari proses yang berlangsung mulai bulan Mei-Agustus 2010 ini adalah meluaskan akses referensi yang kontekstual mengenai wacana konvergensi media publik. Kegiatan ini didukung oleh Ford Foundation Indonesia. Hasil akhir proses ini adalah publikasi buku tersebut secara non-komersil, baik secara online maupun cetak.

Submit your comment

You must be logged in to post a comment.

KUNCI Cultural Studies Center • Licensed under Creative Commons BY-NC-SA

Log in