Uncommon Reading: A Glossary for Sticky Terms

10857207_10205133635153774_4902405738752345925_o

 

(scroll for text in English)

4, 6, 9, 10 Maret 2015
Pukul 15.00 WIB di KUNCI Cultural Studies Center
Ngadinegaran MJ 3/100, Yogyakarta

Kami mengundang Anda untuk terlibat dalam lokakarya-berbasis-percakapan bersama Read-in.

Begitu tiba di Yogyakarta, anggota Read-in dan Lab PEL berbagi gagasan tentang commons sebagai seperangkat kondisi material, sebagai contoh suatu hubungan dan sikap mikropolitis di lingkungan terdekat, serta sebagai lintasan berulang yang telah dikaburkan oleh kekuatan-kekuatan neoliberal seperti gentrifikasi dan ekonomisasi. Sebagai lanjutan berbagi gagasan ini, untuk Made in Commons: Indonesian Iteration, Read-in menyelenggarakan perbincangan seputar istilah-istilah liat yang berkaitan dengan commons, demi secara bersama memulai sebuah daftar istilah tentang commons.

Lokakarya-berbasis-percakapan kami terbuka untuk umum; penyelidikan kelompok kami berasal dari diskusi dengan anggota Kunci, Lab PEL, bahan-bahan dari perpustakaan Kunci dan sumber-sumber tekstual seperti artikel Sylvia Federici Feminism and the Politics of the Commons. Lokasi lokakarya kami meliputi Kunci, Taman Siswa, Rumah Mangga. Berangkat dari latar belakang budaya dan bahasa/ bahasa ibu peserta lokakarya yang beragam, kami memperhatikan etimologi, sejarah, dan kemustahilan terjemahan—yang beredar dalam bahasa tulisan, lisan dan tubuh. Kami tertarik pada commons sebagai suatu yang utopis dan paradoks sekaligus mendesak, kini dan di sini.
Lokakarya akan berlangsung pada tanggal 4, 6 dan 9, 10 Maret 2015. Bagi yang berminat untuk ikut serta dalam lokakarya ini dapat berkumpul di Perpustakaan KUNCI pada pukul 15.00 WIB.

Read-in adalah kelompok swakelola yang bereksperimen dengan implikasi politis, material, dan fisik dari membaca bersama dan kondisi-kondisi segala bentuk kegiatan membaca. Beberapa format eksperimen Read-in di antaranya adalah berkunjung dari rumah ke rumah dan meminta para tetangga secara spontan untuk menjadi tuan rumah kegiatan membaca bersama; lokakarya menghafal yang berfokus pada hubungan antara membaca dan menghafal dan bereksperimen dengan menghafal secara bersama; dan PenelitianRakBuku (BookshelfResearch), di mana Read-in mempelajari perpustakaan pribadi atau umum tertentu berdasarkan kategori-kategori seperti gender, kebangsaan, dan bahan (materialitas), yang menghasilkan suatu daftar statitistik tentang inklusi (penyertaan, pencantuman) dan kelalaian.

(English Version)

We invite you to join a conversation-based workshops with Read-in.

Upon arriving in Yogyakarta, members of Read-in and Lab PEL shared ideas about the commons as a micropolitical instance, as a set of material conditions, relations and attitudes in the immediate neighbourhood, as well as recurring trajectories that have been compounded by neoliberal forces such as gentrification, economization. In continuing this sharing of ideas, for Made in Commons: Indonesian Iteration exhibition, Read-in holds conversations revolving around sticky terms relating to the commons, in order to collaboratively initiate a glossary of the commons. Our conversation-based workshops are open to the public; our collective investigations stem from discussions with Kunci members, Lab PEL, the Kunci library and textual sources such as Sylvia Federici’s article Feminism and the Politics of the Commons. Our workshop sites include Kunci, Taman Siswa, Rumah Mangga. Departing from workshop participants’ varied cultural backgrounds and languages/mother tongues, we look into etymologies, histories, and impossible translations as they circulate in written, spoken and embodied languages. We are interested in the commons as utopian and paradoxical yet charged with the urgency of the here and now.

The workshops will take place on 4th, 6th and 9th,10th of March 2015. For those who are interested to join this conversation-based workshops with Read-in, can come to KUNCI library at 3 pm.

Read-in is a self-organized collective that experiments with the political, material, and physical implications of collective reading and the situatedness of any kind of reading activity. Some of the formats that Read-in experiments with include going door-to-door and requesting neighbours to host a group reading session spontaneously; a memorizing workshop which focuses on the links between reading and memorizing and experiments with memorizing collectively; and BookshelfResearch, for which Read-in examines specific private or public libraries according to categories such as gender, nationality, materiality, resulting in a statistical breakdown of inclusions and omissions.

 

Supported by:

logo-casco

Submit your comment

You must be logged in to post a comment.

KUNCI Cultural Studies Center • Licensed under Creative Commons BY-NC-SA

Log in