Getting to Know a Few Hundred Degrees

Friday, 26th February 2016, 3 pm
at KUNCI Cultural Studies Center
Ngadinegaran MJ3/100, Mantrijeron
Yogyakarta

KUNCI invites you to a talk by Adam Bobbette about knowing. In particular, it is about knowing without certainty. Science is often considered a master of certainty with privileged access to nature. However, when it comes to volatile and highly unpredictable environments like volcanoes (earthquakes, tsunami’s, and landslides too) science operates in murkier territory.

This talk will focus on selected episodes in the history of science on Mt. Merapi in the twentieth century. It will ask questions such as: what does it look like to ‘know’? How is it performed? Is certainty just an effect of technological devices and tools, the real masters of truth? What is the role of the fragile human body in volatile environments?

If there is no ‘certainty’ then how are we to consider claims of knowing and accessing nature? This talk will propose other frameworks beyond conventions of ‘certainty’ and ‘truth’ to consider how knowledge is produced. It will dive into the productive impossibility of accessing what is.

Adam Bobbette is a writer and PhD candidate in the Department of Geography, University of Cambridge.

(Versi Bahasa Indonesia)

Mengenal Beberapa Ratus Derajat

Jumat, 26 Februari 2016, pukul 3 sore
di KUNCI Cultural Studies Center
Ngadinegaran MJ3/100, Mantrijeron
Yogyakarta

KUNCI mengundang Anda dalam diskusi bersama Adam Bobbette tentang mengetahui, khususnya mengetahui tanpa kepastian. Sains seringkali dianggap sebagai juru kunci kepastian yang memiliki akses istimewa kepada alam. Namun ketika dihadapkan kepada lingkungan yang rawan dan tidak dapat diduga, seperti gunung berapi (gempa,tsunami, dan juga longsor), sains bekerja pada wilayah yang lebih kabur.

Diskusi ini akan memberi perhatian pada beberapa peristiwa dalam sejarah sains gunung Merapi pada abad ke-20. Diskusi ini akan menelusuri pertanyaan-pertanyaan seperti: seperti apakah ”mengetahui” itu? Bagaimana ia bekerja? Apakah kepastian hanyalah luaran perangkat teknologi, Sang Juru Kunci Kebenaran? Apa peran tubuh manusia yang rentan di lingkungan yang rawan?

Jika “kepastian” tidak ada, lalu bagaimana kita memahami klaim tentang mengetahui dan akses kepada alam? Diskusi ini akan menawarkan kerangka lain di luar kesepakatan atas “kepastian” dan “kebenaran” untuk memahami bagaimana pengetahuan dibentuk. Diskusi ini akan menggali batas-batas dari mengetahui.

Adam Bobbette adalah penulis dan kandidat Phd pada Departemen Geografi, Universitas Cambridge.

Submit your comment

You must be logged in to post a comment.

KUNCI Cultural Studies Center • Licensed under Creative Commons BY-NC-SA

Log in