Diskusi Buku “Budaya Bebas” di kampus UNS, Solo

Jumat, 16 Maret 2012, Jam 13.00 WIB,
di Public Space FISIP Universitas Sebelas Maret, Jl. Ir. Sutami no.36 A Surakarta, Jawa Tengah
Bersama: Antariksa (KUNCI Cultural Studies Center),  Prahastiwi Utari (FISIP UNS), dan Bandung Mawardi (Esais)

KUNCI Cultural Studies Center mengundang anda ke bedah buku “Budaya Bebas: Bagaimana Media Besar Memakai Teknologi dan Hukum untuk Membatasi Budaya dan Mengontrol Kreativitas” karya Lawrence Lessig. Buku yang untuk pertama kalinya diluncurkan ke publik ini menguraikan bahwa di luar kenyataan tentang teknologi baru yang selalu mendorong juga lahirnya produk hukum baru, kini para pelaku monopoli media justru memanfaatkan ketakutan terhadap  teknologi baru ini, terutama Internet, untuk membatasi gerak gagasan di ranah publik. Meskipun pada saat yang bersamaan korporasi-korporasi ini juga menggunakan teknologi yang sama untuk mengendalikan apa yang dapat dan tidak dapat kita perbuat dengan budaya. Yang menjadi korban di sini adalah kebebasan kita untuk mencipta, membangun dan akhirnya, kebebasan berimajinasi.  Buku yang juga  merupakan  hasil lokakarya penerjemahan KUNCI tahun 2011 ini diterbitkan atas dukungan Ford Foundation Indonesia sebagai bagian dari proyek “Konvergensi Media dan Teknologi di Indonesia”. Acara ini bedah buku ini didukung oleh Himakom Lab-Sosio: Himasos Universitas Sebelas Maret, Solo.

*Buku dapat diperoleh pada saat kegiatan berlangsung, versi e-book dapat diunduh dari taut ini

Submit your comment

You must be logged in to post a comment.

KUNCI Cultural Studies Center • Licensed under Creative Commons BY-NC-SA

Log in