Determining Transaction within (art)Communities

Monday, 21 July 2014, 4 pm
di KUNCI Cultural Studies Center
Jalan Ngadinegaran MJ3 No.100, Yogyakarta

(scroll for Bahasa Indonesia version)

KUNCI invites you to join in a conversation between Angga Cipta (ArtLab RuangRupa), Hauritsa (ArtLab RuangRupa), Reinaart Vanhoe (Rotterdam based artist) and Syafiatudina (KUNCII) which explores forms of transaction in different communities that produce, foster and flourish from the artistic life of the city. Through the discussion we want to open up possible scenarios on relations emerging out of forms of transaction which work alongside but not quite imprisoned by capitalist logic. How do we understand values towards this current path of commons? What gets to be given away and what remains in our possesion, and why? By asking these questions, we want to see how collectivity generates working methods and tactics of living; circulates them through arts practices, and shares them through models of exhibition.

Angga Cipta, Hauritsa, and Reinaart Vanhoe are artists in residence for Made in Commons (MIC) Indonesia in KUNCI Cultural Studies Center. MIC Indonesia (http://madeincommons.net/) is a series of experiments on commons as categories in the making by ways of doing things together and exploring what we have in common. This residency program is co-hosted by ArtLab RuangRupa, Jakarta.

Versi Bahasa Indonesia

Senin, 21 Juli 2014, pukul 16.00 WIB
di KUNCI Cultural Studies Center
Jalan Ngadinegaran MJ3 No.100, Yogyakarta

KUNCI mengundang anda bergabung dengan pembicaraan antara Angga Cipta (ArtLab RuangRupa), Hauritsa (ArtLab RuangRupa), Reinaart Vanhoe (seniman yang tinggal di Rotterdam) dan Syafiatudina (KUNCI) yang mengeksplorasi bentuk-bentuk transaksi di berbagai komunitas yang memproduksi, membesarkan dan berkembang dari kehidupan artistik di Yogyakarta. Melalui diskusi ini, kami ingin membuka kemungkinan skenario berbeda untuk hubungan-hubungan yang dibentuk oleh transaksi yang menjajari namun belum tentu dikungkung logika kapitalis. Bagaimana kita memahami nilai dalam alur konsep commons? Apa hal-hal yang bisa kita berikan atau simpan, dan mengapa? Dengan mempertanyakan ini, kami ingin melihat bagaimana kolektivitas membentuk metode kerja, taktik hidup; mengedarkannya melalui praktik seni, dan membagikannya melalui model pameran.

Angga Cipta, Hauritsa dan Reinaart Vanhoe adalah seniman residensi untuk program Made in Commons Indonesia di KUNCI Cultural Studies Center. MIC Indonesia (http://madeincommons.net/) adalah serangkaian eksperimen tentang commons sebagai kategori yang sedang diciptakan dengan cara melakukan hal-hal bersama-sama dan menelusuri apa yang sama-sama kita punyai. Program residensi ini dijalankan bersama dengan ArtLab, RuangRupa.

KUNCI Cultural Studies Center • Licensed under Creative Commons BY-NC-SA

Log in